Jumat, 08 Januari 2016

Tugas Akhir Soft Skill Bahasa Indonesia 2

Penulisan ini ditujukan untuk menyelesaikan tugas akhir mata kuliah soft skill Bahasa Indonesia 2.

Berperan Dalam Sebuah Pementasan Drama.

Tugas akhir mata kuliah soft skill Bahasa Indonesia 2 adalah bermain dalam sebuah pementasan drama yang bertema perekrutan tenaga kerja. Saya bergabung dalam kelompok 3 untuk tugas kali ini. Kelompok kami memainkan sebuah drama yang berjudul "Pantang Menyerah Mencari Kerja". Drama ini mengisahkan tentang seorang tokoh utama yang berjuang untuk melamar pekerjaan walaupun Dia baru lulus SMA dan mempunyai kemampuan rata-rata. Sikap pantang menyerah, kerja keras dan kejujuran kami tonjolkan disini. Kami percaya bahwa perjuangan dan kerja keras akan mencapai hasil yang dinginkan.

Pesan Dalam Pementasan Drama.

Dalam pembuatan ide dan naskah cerita, penulis terinspirasi dengan pengalaman pribadi dan pengalaman teman-teman yang menceritakan seorang tokoh utama baru lulus SMA yang sedang mencari pekerjaan namun, Dia ditipu dengan diminta membayar biaya administrasi atau uang pangkal dengan jaminan akan masuk ke sebuah perusahaan sesuai dengan kelasnya masing-masing. Akan tetapi, perjuangan para pelamar dalam  mencari sebuah pekerjaan tidak terhenti hanya karena mengalami hal ditipu seperti itu. Sebaliknya, mereka terus berjuang dan berjuang hingga mencapai pada tingkat  yang mereka inginkan yaitu menjadi salah satu karyawan dalam sebuah perusahaan.  

Selain itu, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kita tidak boleh menyerah sebelum berperang. Dan ada sebuah istilah kata yang berbunyi "Berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian" yang inti arti dalam sebuah istilah itu, kita dalam ingin mencapai tingkat kesuksesan akan ada sebuah cobaan untuk meraih itu semua agar mencapai hasil yang maksimal.

Kesan Dalam Pementasan Drama.

Peran saya dalam sebuah drama ini tidaklah begitu menonjol hanya sebagai teman dari seorang tokoh utama yang baru saja pulang kerja dan tidak sengaja bertemu dengan teman lamanya yaitu seorang tokoh utama. Dan karena tokoh utama itu belum mendapatkan pekerjaan, saya memberitahukan adanya lowongan tersebut. Jadi, hanya sampai disitu saja pembicaraan saya dengan tokoh utama. 

Dalam sebuah pementasan drama, persiapan adalah kunci keberhasilan. Selain kekompakan, properti dan akting para pemain drama, elemen yang terpenting adalah persiapan. Tanpa adanya persiapan yang matang, akting sebagus dan sehebat apapun tidak akan dapat hasil yang maksimal.